Kota Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – MAN 2 Yogyakarta kembali
menggelar program Sertifikasi Tahfidz Al-Qur’an tahun 2025. Kamis (13/03/2025),
program ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas kemampuan
hafalan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Dalam penyelenggaraannya, MAN 2
Yogyakarta menggandeng Lembaga Tahfidz dan Tahsin Al-Qur’an (LTTQ) An Nur, yang
telah dikenal luas sebagai lembaga yang berkompeten dalam bidang pengajaran dan
pembinaan tahfidz. Progam sertifikasi tersebut bertempat di Institut Ilmu Al – Qur’an
(IIQ) An Nur, Ngrukem, Bantul pada pukul 08.00 WIB – selesai.
Kegiatan sertifikasi ini diikuti oleh 8 siswa kelas XII dari berbagai
tingkatan hafalan, yaitu juz 2, 3, 4 dan 5. Para peserta diuji oleh tim penguji
dari Lembaga Tahfidz dan Tahsin Al-Qur’an An Nur, yang menilai aspek
kelancaran, ketepatan tajwid, serta kualitas hafalan para santri. Adapun tim
penguji terdiri dari dua Ustadz yaitu Ustadz Qowim Musthofa, M.Hum. dan
Ustadz Bani Idris, S.Pd.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Singgih Sampurno, S.Pd., M.A., menyatakan bahwa
program sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hafalan siswa
serta memberikan motivasi kepada mereka agar terus berkomitmen dalam menjaga
hafalannya. “Kerjasama yangg berjalan antara LTTQ dengan MAN 2 Yogyakarrta
bisa dilanjutkan dalam pembimbingan program PAHALAQU. Diharapkan dari LTTQ bisa
mengirimkan para Ustadz Ustadzah untuk turut membimbing dan mendampingi program
tersebut,” ujarny.
Sementara itu, perwakilan dari Lembaga Tahfidz dan Tahsin Al-Qur’an An
Nur, Ustadz Qowim Musthofa, M.Hum menyampaikan apresiasinya terhadap MAN 2 Yogyakarta yang telah berkomitmen dalam
membina generasi penghafal Al-Qur’an. “Kami sangat mendukung program ini dan
berharap sertifikasi ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para siswa,
baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun dalam
kehidupan bermasyarakat. LTTQ insyaalllah siap dan akan menindaklanjuti permohonan tersebut,
supaya berjalannya program bisa tambah maksimal lagi,” tuturnya.
Para peserta yang berhasil lolos dalam sertifikasi ini akan mendapatkan
sertifikat resmi sebagai pengakuan atas hafalan mereka. Tidak hanya itu, mereka
juga berhak mendapatkan pembinaan lanjutan dari LTTQ An Nur untuk terus
meningkatkan kualitas hafalannya. Dengan adanya kerja sama yang erat antara
madrasah dan lembaga tahfidz, diharapkan semakin banyak siswa yang termotivasi
untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(cio)
Berikan Komentar