Taqiyya Nur Aziza: Siswi MAN 2 Yogyakarta yang Panjat Prestasi Hingga ke Puncak Dunia

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Nama Taqiyya Nur Aziza, siswi kelas XIIG MAN 2 Yogyakarta, kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Kejurnas Panjat Tebing Seri I yang digelar pada 22–26 Juli 2025 di Taman Godbless, Manado, Taqiyya sukses meraih juara 3 tingkat nasional. Kejuaraan ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari 14 provinsi di Indonesia, menjadikannya salah satu kompetisi paling bergengsi di Tanah Air.

Namun, prestasi Taqiyya tak berhenti di situ. Ia telah mewakili Indonesia dalam ajang tingkat ASEAN di India, dan tingkat dunia di Cina. Sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang siswi madrasah. Bahkan, pada Agustus 2025 mendatang, Taqiyya kembali dipercaya untuk mewakili Indonesia dalam ajang panjat tebing tingkat ASEAN di Cina.

Ketua Umum FPTI Sulut, dr. Richard Sualang, menyampaikan apresiasinya, “Selamat kepada para juara. Tetap semangat berlatih. Ini baru Seri I. Masih banyak kejuaraan nasional lainnya di berbagai daerah yang menanti.”

Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi penuh, “Kami sangat bangga dengan Taqiyya. Ia bukan hanya membuktikan bahwa madrasah bisa bersaing di tingkat nasional, tapi juga bisa tampil di panggung internasional. Taqiyya adalah inspirasi nyata bagi generasi muda Indonesia.”

Sebagai madrasah pelopor Kelas Khusus Olahraga (KKO), MAN 2 Yogyakarta terus mendukung potensi dan prestasi siswa-siswinya, baik akademik maupun non-akademik. Prestasi Taqiyya adalah bukti nyata bahwa madrasah bisa melahirkan atlet berkelas dunia.

Dalam wawancara singkatnya, Taqiyya membagikan kesan dan cita-citanya dengan mata yang penuh semangat:

“Saya sangat bersyukur bisa membawa nama madrasah dan Indonesia di berbagai kejuaraan. Rasanya campur aduk, deg-degan, bangga, sekaligus terharu. Saya ingin terus berkembang, berlatih lebih keras lagi, dan suatu hari bisa menjadi atlet profesional yang membawa nama Indonesia di Olimpiade.”

Ia juga menyampaikan harapannya, “Semoga semakin banyak pelajar madrasah yang berani bermimpi besar. Jangan ragu untuk mencoba dan berjuang. Karena dengan doa, usaha, dan restu orang tua, tak ada yang mustahil.” (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp