Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — MAN 2 Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan dengan berhasil masuk dalam 10 besar Lomba Kebersihan Sekolah Kota Yogyakarta Tahun 2026 pada Tahap I yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta.
Berdasarkan
pengumuman resmi, sebanyak 10 sekolah/madrasah terbaik di tiap jenjang
dinyatakan lolos seleksi Tahap I. MAN 2 Yogyakarta menjadi salah satu di
antaranya, menunjukkan konsistensi dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan
lingkungan yang berkelanjutan.
Adapun
sekolah/madrasah yang masuk dalam 10 besar antara lain SMAN 1 Yogyakarta, SMAN
5 Yogyakarta, SMAN 6 Yogyakarta, SMAN 8 Yogyakarta, SMAN 9 Yogyakarta,
Muhammadiyah 1 Senior High School Yogyakarta, SMA Bina Anak Sholeh, UII High
School Yogyakarta, MA Mu’allimin, dan MAN 2 Yogyakarta.
Selanjutnya,
para finalis akan mengikuti penilaian Tahap II yang dijadwalkan berlangsung
pada 30 Maret hingga 13 April 2026 untuk menentukan juara 1, 2, dan 3 di
masing-masing jenjang.
Persaingan
pada tahap berikutnya diprediksi akan semakin ketat, mengingat seluruh sekolah
yang lolos merupakan institusi pendidikan unggulan dengan berbagai inovasi dan
praktik terbaik di bidang pengelolaan lingkungan. Hal ini menjadi tantangan
sekaligus motivasi bagi MAN 2 Yogyakarta untuk terus meningkatkan kualitas dan
konsistensi programnya.
Kepala
MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Agen Perubahan ZI Umi Solikatun, S.Pd dan Dra. Khusnul Daroyah, ketua tim sukses, menyampaikan bahwa capaian ini
patut disyukuri, namun bukan menjadi titik akhir. Ia menekankan pentingnya
menjaga semangat kolektif dan menjadikan kompetisi sebagai ruang belajar
bersama, terlebih dengan hadirnya kompetitor sekolah lanjutan atas (SLA) yang
dikenal memiliki standar unggul.
“Kami
menyadari bahwa sekolah-sekolah yang masuk 10 besar adalah institusi unggulan
dengan praktik lingkungan yang sangat baik. Justru di sinilah kami melihat
peluang untuk belajar, berbenah, dan memperkuat kualitas program yang sudah
berjalan,” ungkapnya.
Ia
berharap seluruh warga madrasah tetap menjaga konsistensi dalam menjalankan
budaya bersih dan peduli lingkungan, bukan semata demi hasil lomba, tetapi
sebagai bagian dari karakter dan tanggung jawab bersama.
“Target
kami bukan hanya meraih juara, tetapi memastikan bahwa budaya ini benar-benar
hidup dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis dapat
memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nilai edukatif yang lebih luas,”
tambahnya.
Ke
depan, MAN 2 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menguatkan inovasi berbasis
lingkungan serta memperluas dampaknya, baik di internal madrasah maupun bagi
masyarakat sekitar. Keberhasilan menembus 10 besar ini sekaligus menjadi bukti
bahwa madrasah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya melalui
pendekatan yang konsisten, kolaboratif, dan berkelanjutan. (pusp)
Berikan Komentar